Sederhana dan Mudah, Berikut Ini Cara Sederhana Cegah Virus Corona di Rumah dan Sekolah

Berita seputar penyebaran virus corona tengah ramai sekali di perbincangkan baik di dunia nyata maupun dunia maya. Tak sedikit para orangtua yang merasa panic dan menjadi korban beberapa informasi hoax di internet. Kebanyakan orangtua bahkan merasa takut saat ingin mengajak buah hati berlibur ataupun sekedar berada di area umum seperti mal, sekolah, dan taman bermain.

Berdasarkan informasi dari laman resmi World Health Organization (WHO), virus corona atau Coronaviruses (CoV) adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS-CoV) dan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS-CoV).

Sedangkan Coronavirus novel (nCoV) yang terjadi di Kota Wuhan, China, merupakan jenis virus corona baru yang belum diidentifikasi sebelumnya pada manusia.

Virus nCOV ini juga sering disebut dengan Pneumonia Wuhan karena pertama kali kasus penyakit akibat virus ini terjadi pada 31 Desember 2019 di Kota Wuhan.

Gejala yang timbul akibat virus ini hampir mirip dengan gejala flu dan batuk, seperti demam, sakit tenggorokan, namun bedanya penderita umumnya juga mengalami sesak nafas yang akut. Saat ini virus corona telah menyebar ke 13 negara di dunia, korban terinfeksi pun makin banyak dan korban meninggal pun terus bertambah.

Dibalik fakta mengerikan mengenai virus corona, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes menghimbau kepada masyarakat tidak perlu terlalu merasa khawatir.

“Yang paling penting adalah semua orang tidak usah cemas, tidak usah terlalu panik, tapi mempersiapkan PHBS, mulai dari cuci tangan pakai sabun, kalau sakit periksa ke Fasyankes [fasilitas pelayanan kesehatan], dan perhatikan etika batuk seperti dengan menggunakan masker saat batuk,” ujar dr.Wiendra dalam laman resmi Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI).

Sederhana dan Mudah, Berikut Ini Cara Sederhana Cegah Virus Corona di Rumah dan Sekolah

Penerapan PHBS untuk Pencegahan Penyakit

 

PHBS merupakan singkatan dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. PBHS dapat diwujudkan dengan mengikuti beberapa langkah. Perilaku ini bisa di terapkan di berbagai tempat baik di lingkungan sekolah, rumah, ataupun tempat umum.

Dengan menerapkan pola hidup yang bersih dan sehat, diharapkan dapat meningkatkan system imun tubuh dan juga menjauhkan dari berbagai virus dan kuman berbahaya.

Adapu pola hidup sehat tersebut dapat diterapkan dengan sejumlah langkah sederhana, yaitu dengan cara:

1. Cuci tangan menggunakan air bersih dan sabun setelah selesai beraktivitas. Contoh : selepas pulang sekolah, sebelum makan, setelah ke toilet, setelah kontak dengan hewan.

Kemudian  cuci tangan minimal selama 20 detik dan bilas.

2. Selalu gunakan masker saat batuk dan pilek (flu), saat ke rumah sakit, atau saat berada di dekat orang sakit.

3. Mengkonsumsi makanan yang memiliki gizi seimbang, yaitu yang mengandung  karbohidrat, protein, sayur dan buah.

4. Hindari konsumsi makanan yang kurang matang, seperti daging mentah atau tidak matang sempurna, telur setelah matang, daun-daunan segar yang tak dicuci dengan baik.

5. Rutin berolahraga, usahakan tubuh terkena sinar matahari pagi, dan istirahat / tidur yang cukup.

6. Bila mengalami demam, batuk, pilek, yang disertai dengan sesak nafas, segera ke fasilitas kesehatan untuk mendapat penanganan tepat.

7. Bila memiliki hewan peliharaan, pastikan hewan mendapatkan vaksinasi dan dijaga kebersihannya.

Untuk mendukung PHBS, orangtua dan pihak sekolah perlu menyediakan peralatan kebersihan yang memadai, seperti sumber air bersih, sabun cuci tangan antibakteri, tisu sekali pakai untuk mengeringkan tangan, serta hand sanitizer.

Pastikan pula peralatan makan dan mainan terjaga kebersihannya, ruang kelas maupun rumah rutin dibersihkan dan mendapat ventilasi cukup, termasuk tidak menumpuk sampah di area sekolah dan rumah.

Tak hanya sebagai langkah pencegahan virus corona, PHBS merupakan langkah awal agar anak tak terjangkit penyakit lainnya.

Leave a Comment