Cara Menanamkan Sifat Mandiri Pada Anak dengan Hal Sederhana

Di era modern seperti ini, para orang tua harus memahami bagaimana cara menanamkan sifat mandiri pada anak agar dapat berkembang dan tumbuh sesuai dengan masa yang akan datang. Perkembangan teknologi memang menjadi hal yang sangat membantu kegiatan sehari-hari, namun tuntutan perkembangan zaman pun akan selalu meningkat. Nantinya, generasi milik buah hati tentu akan lebih menantang dari hari ini dan memerlukan adaptasi yang khusus. Sehingga, pendidikan sejak dini perlu diberikan pada anak agar anak siap secara mental sejak berusia muda. Tentunya, didikan yang ideal untuk saat ini pun berbeda dengan tuntutan yang ada di generasi sebelumnya.

Menerapkan 6 cara menanamkan sifat mandiri pada anak

Sebagai solusi dari permasalahan yang telah diutarakan di atas, orang tua perlu untuk mengetahui dan menerapkan didikan yang mengajarkan anak untuk dapat melatih kemandirian. Beberapa cara di antaranya adalah seperti yang ada di bawah ini:

  1. Mengajarkan anak untuk mengambil dan mengembalikan mainan

cara menanamkan sifat mandiri pada anak

Anak akan terlatih mandiri ketika ia memenuhi keinginannya dengan usahanya sendiri. Tidak perlu hal yang rumit, cukup dengan mengajarkan mandiri dalam menyiapkan mainan pun sudah merupakan salah satu upaya yang ideal dari orang tua.

  1. Memakai pakaian secara mandiri

cara menanamkan sifat mandiri pada anak

Ketika anak sudah bisa bergerak dengan aktif, didik anak untuk dapat memakai dan melepas pakaian yang dikenakannya sendiri. Namun, untuk menyiapkan pakaian, orang tua bisa memilihkan dan menyiapkan pakaiannya karena anak belum tentu bisa menentukan pakaian mana yang akan dikenakannya.

  1. Membiasakan anak agar meminta maaf serta berterimakasih

cara menanamkan sifat mandiri pada anak

Hal ini sangat penting untuk pendidikan moral anak. Ketika seorang anak dibiasakan berterimakasih, maka ia sudah belajar untuk menghargai bantuan dari orang lain dan berani untuk mengakui kesalahan lalu meminta maaf.

  1. Mengajarkan pada anak untuk membedakan salah dan benar

cara menanamkan sifat mandiri pada anak

Bimbing anak dalam menentukan sikap salah dan sikap benar, karena terkadang anak kesusahan dalam mengetahui kesalahan apa yang telah dilakukannya dan seperti apa sikap yang seharusnya diterapkan.

  1. Mendidik dengan aturan dan norma yang ada

cara menanamkan sifat mandiri pada anak

Berbeda tempat, maka berbeda pula aturan yang mengikat. Bagaimana peraturan di atas sajadah masjid dan di rumah, terkadang anak masih susah dalam membedakan hal ini. Sehingga, peran orang tua sangat penting untuk membantu anak dalam beradaptasi sesuai dengan lokasi dan budaya yang berlaku di masyarakat.

  1. Jangan ragu untuk memberikan apresiasi dan peringatan

cara menanamkan sifat mandiri pada anak

Hargai usaha anak dalam belajar dengan memberikan apresiasi kepadanya. Apresiasi ini bisa berbentuk pujian maupun hadiah atas apa yang telah dicapai. Hadiah yang diberikan pun tidak perlu hadiah yang rumit, cukup dengan mengajak jalan-jalan atau membelikan makanan yang disukai.

Sifat mandiri akan berkembang dengan sendirinya dalam diri seorang anak. Peran orang tua  menjadi dasar dalam menentukan tinggi dan rendahnya sifat mandiri yang dimiliki sang buah hati. Membiasakan sifat mandiri sedari kecil adalah hal yang sangat penting, agar anak dapat terbiasa hidup bersosial tanpa meninggalkan peran individu yang dimilikinya. Namun, poin yang paling penting adalah jangan terlalu melarang anak melakukan sesuatu. Alih-alih melarang, sampaikan pada anak dampak dari setiap perbuatan yang dilakukannya, agar anak dapat menentukan sendiri mana yang sebaiknya dilakukan dan mana yang sebaiknya dihindari. Dengan begitu, kemandirian anak akan terasah dengan baik.

Leave a Comment